Saat
pidato kemenangan Erdogan pada pemilu presiden yang dimeriahkan dengan
pertunjukan kembang api, semua orang-orang terdekatnya ikut memberi
salut satu persatu kepada massa pendukung.
Almazbek Atambayev, presiden Kyrgyzstan, mengambil panggung, berpose
dengan Erdogan.
"Turki lebih kuat sekarang," kata Atambayev di Turki,
"terima kasih kepada Erdogan." ujarnya lagi.
Presiden yang menjadi tamu ini juga
memimpin doa untuk Turki:
"Tuhan melindungi Turki, Tuhan membuka jalan,"
kata Atambayev.
Kerumunan menjawab: "Amin."
"Kami tidak pernah campur
tangan dalam kehidupan pribadi siapa pun," kata Erdogan.
"Mereka yang
menuduh kita menjadi diktator harus bertanya kepada diri mereka sendiri
dengan tulus."
"Tidak ada pecundang di sini. Hanya status quo hilang," Erdogan
menambahkan.
Dalam pidatonya Erdogan berjanji untuk memulai era baru rekonsiliasi sosial
dengan meninggalkan perselisihan lama Turki.
"Mari kita memobilisasi
energi kita untuk Turki baru." ungkapnya.
Ditengah-tengah ribuan massa pendukungya tersebut, Erdogan
mendefinisikan pemilu sebagai "hari bersejarah."
"Saya
menyambut Anda
dengan sepenuh hati pada hari bersejarah ini, pemilu ini adalah kehendak
nasional, Seluruh warga Turki telah memenangkan hari ini." ungkapnya.
Erdogan
juga menyatakan keinginannya bahwa pemilu akan baik untuk seluruh negara
dan semua negara-negara sahabat, menyatakan Gaza, Ramallah dan
Yerusalem adalah di antara para pemenang. "Hari ini kita menutup era
lama dan melangkah ke era baru," katanya.[Islamedia/yudha/YL]
No comments:
Post a Comment