Thursday, 18 September 2014

Hewan Dabbah Yang Dapat Berbicara di Akhir Zaman

 
Hewan Berbicara di Akhir Zaman

 Termasuk dari tanda-tanda kekuasaanya adalah ketika terjadi hari kiamat akan muncul hewan melata yang akan berbicara kepada manusia.
Hal ini sebagaimana firman Allah:
وَإِذَا وَقَعَ الْقَوْلُ عَلَيْهِمْ أَخْرَجْنَا لَهُمْ دَابَّةً مِنَ الْأَرْضِ تُكَلِّمُهُمْ أَنَّ النَّاسَ كَانُوا بِآيَاتِنَا لَا يُوقِنُونَ (82)
Artinya:
“Dan apabila perkataan Telah jatuh atas mereka, kami keluarkan sejenis binatang melata dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka, bahwa Sesungguhnya manusia dahulu tidak yakin kepada ayat-ayat Kami”. (QS. An-Naml ayat 82)
 
Al-Imam Ibnu Katsir rahimahullah berkata mengenai ayat di atas, “Hewan ini akan keluar diakhir zaman ketika rusaknya manusia, dan mulai meninggalkan perintah-perintah Allah, dan ketika mereka telah mengganti agama Allah. Maka Allah mengeluarkan ke hadapan mereka hewan bumi. Konon kabarnya, dari Makkah, atau yang lainnya sebagaimana akan datang perinciannya. Hewan ini akan berbicara dengan manusia tentang hal itu”.[Lihat Tafsir Ibnu Katsir (3/498)]

Hewan aneh yang berbicara ini akan keluar di akhir zaman sebagai tanda akan datangnya kiamat dalam waktu yang dekat. Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda,

« إِنَّ السَّاعَةَ لاَ تَكُونُ حَتَّى تَكُونَ عَشْرُ آيَاتٍ خَسْفٌ بِالْمَشْرِقِ وَخَسْفٌ بِالْمَغْرِبِ وَخَسْفٌ فِى جَزِيرَةِ الْعَرَبِ وَالدُّخَانُ وَالدَّجَّالُ وَدَابَّةُ الأَرْضِ وَيَأْجُوجُ وَمَأْجُوجُ وَطُلُوعُ الشَّمْسِ مِنْ مَغْرِبِهَا وَنَارٌ تَخْرُجُ مِنْ قُعْرَةِ عَدَنٍ تَرْحَلُ النَّاسَ »

“Sesungguhnya tak akan tegak hari kiamat, sehingga kalian akan melihat sebelumnya 10 tanda-tanda kiamat: Gempa di Timur, gempa di barat, gempa di Jazirah Arab, Asap, Dajjal, hewan bumi (Dabbah), Ya’juj & Ma’juj, terbitnya matahari dari arah barat, dan api yang keluar dari jurang Aden, akan menggiring manusia”. [HR. Muslim dalam Shohih-nya (2901), Abu Dawud dalam Sunan-nya (4311), At-Tirmidziy dalam Sunan-nya (2183), dan Ibnu Majah dalam Sunan-nya (4041)
 
Dalam Hadits tentang akan keluarnya Ad Daabbah dijelaskan oleh Rasulullah صلى الله عليه وسلم seperti diriwayatkan oleh Shahabat Abi Umaamah Al Baahily رضي الله عنه, dimana Hadits ini  riwayatnya tersambung pada Rasulullah صلى الله عليه وسلم atau Hadits Marfuu’an (مرفوعا), diriwayatkan oleh Imaam Ahmad no: 22362 dan menurut Syaikh Syu’aib Al Arnaa’uth sanadnya shahiih, bahwa Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda :
تخرج الدابة فتسم الناس على خراطيمهم ثم يغمرون فيكم حتى يشترى الرجل البعير فيقول ممن اشتريته فيقول اشتريته من أحد المخطمين
“Kemudian keluar Ad Daabbah  lalu menulis pada muka (hidung dan dahi – orang kaafir–) dan ia akan menyebar ke seluruh muka bumi, sehingga apabila ada seorang laki-laki membeli unta kemudian ditanyakan kepada orang itu dari siapa ia membeli unta tersebut, maka ia akan mengatakan : “Dari salah seorang yang bertanda di mukanya”. 
Hadits itu menunjukkan bahwa Ad Daabbah akan keluar atas kehendak Allah سبحانه وتعالى.
Dalam Hadits yang diriwayatkan oleh Imaam Muslim no: 2949, dari Shahabat Abu Hurairah رضي الله عنه,  bahwa Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda :
بَادِرُوا بِالْأَعْمَالِ سِتًّا طُلُوعَ الشَّمْسِ مِنْ مَغْرِبِهَا أَوْ الدُّخَانَ أَوْ الدَّجَّالَ أَوْ الدَّابَّةَ أَوْ خَاصَّةَ أَحَدِكُمْ أَوْ أَمْرَ الْعَامَّةِ

“Bersegeralah kalian melakukan amalan sebelum munculnya enam perkara: Terbitnya matahari dari sebelah Barat, Ad Dajjal, Ad Dukhaan, Ad Daabbah atau terjadinya kematian atau terjadinya Hari Kiamat”. 
Dalam tafsir Al Imaam Al Aluusy dalam kitab beliau yakni Kitab “Ruuhul Ma’aani”, dikatakan bahwa “Tukallimuhum” artinya Dabbah berbicara kepada manusia bahwa mereka tidak meyakini ayat-ayat Allah سبحانه وتعالى yang memberitakan akan datangnya hari Kiamat dan beberapa gejala-gejalanya, atau mereka tidak yakin dengan semua ayat, termasuk diantaranya  ayat 82 Surah An Naml tersebut diatas.

No comments:

Post a Comment